Seminar Internasional


Semarang (20 September 2017). Dalam perkembangan studi sejarah maritim di Indonesia, Prof. Dr. A.B. Lapian dikenal sebagai sejarawan yang telah memiliki perhatian dan minat untuk meneliti dan mengkaji secara khusus sejarah dan budaya maritim. Perhatian dan pengetahuannya begitu beragam serta pengalaman yang sangat kaya. Kegiatan Memorial Lecture Prof. Dr. A.B. Lapian diselenggarakan untuk memeringati kiprah beliau sebagai pionir sejarah maritim di Indonesia. Kegiatan ini akan dikemas dalam bentuk seminar internasioanl dengan mengundang para tokoh, pakar, akademisi, dan praktisi dalam bidang kemaritiman untuk turut mengembangkan kajian sejarah dan budaya maritim di Indonesia, baik dari sisi konseptual maupun substansial terkait dengan tantangan dan peluang yang akan dihadapi.

Kegiatan utama seminar internasional yang diselenggarakan ini dalam rangka Memorial Lecture Prof. Dr. A. B. Lapian sebagai perintis sejarah maritim Indonesia. Topik yang diusung pada kegiatan ini adalah “Penguatan Nilai Sejarah dan Budaya Maritim Sejarah pada Era Kompetisi Global.” Seminar ini menghadirkan pidato kunci yang dibawakan oleh Dr. Hilmar Farid sebagai Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI), selain itu mengundang beberapa pembicara antara lain:

  • Dr. Mina Hattori (Nagoya University, Jepang)
  • Dr. James T. Collins ( National University of Malaya, Malaysia)
  • Prof. Dr. Jan Mrazek (National University of Singapore)
  • Thana Chirapiwat, Ph.D (Silpakorn University, Thailand)
  • Dr. Dedi S. Adhuri (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia)
  • Prof. Dr. Sutejo K. Widodo, M.Si. (Diponegoro University)
  • Prof. Dr. Singgih Tri Sulistiyono, M.Hum. (Diponegoro University)

Selain mengundang pembicara tamu, seminar ini juga mengundang partisipasi peserta dengan mengirimkan abstrak dan full paper untuk dipresentasikan pada sesi paralel. Sebanyak 30 judul artikel telah berhasil dipresentasikan. Panitia menargetkan output artikel tersebut berupa prosiding atau bagi artikel yang terpilih dapat dimuat dalam edisi penerbitan Journal of Maritime Studies and National Integration.  

Pada kesempatan itu, dilaksanakan pula pelantikan kepengurusan Masyarakat Sejarawan Indonesia Cabang Jawa Tengah periode 2017-2022 yang dilantik langsung oleh Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.